Apakah pembelajaran mobil?
![]() |
| Skema pembelajaran mobile learning |
Bagaimana dengan Android?
Android merupakan sistem operasi yang tergolong baru, padahal sebelumnya ada PDA (Personal Device Assisstant) dengan Palm OS atau Windows Mobile dan juga beberapa ponsel dengan sistem operasi Symbian. Mengapa dengan Android? Android merupakan sistem operasi pada ponsel pintar atau smartphone. Yang membedakan android dengan sistem operasi lainnya adalah adanya standar kemampuan pada perangkat keras. Misalnya saja wifi, android wajib memiliki wifi sehingga semua ponsel yang mempunyai sistem operasi tersebut siap terhubung dengan jaringan internet. Inilah yang membuat android pasti bisa untuk mobile learning.
Tampilan lebih kaya
Selain dari perangkat komunikasi yang biasanya 3G hingga 4G dan mendukung wifi, perangkat android memiliki kinerja yang lebih baik, layar yang lumayan lebar jika dibandingkan ponsel lain. Apalagi jika android pada perangkat tablet, tentu sudah tidak diragukan lagi lebar tampilan layarnya. Kemampuan perangkat dalam menampilkan konten juga didukung prosesor yang sudah sanggup menjalankan gambar bergerak seperti audio- video maupun flash. Faktor ini yang mendukung android sebagai media yang yang sesuai untuk mobile learning.
![]() |
| Pengembangan Android AppsGeyser |
Dikembangkan secara gratis
Perbedaan mendasar Android dengan sistem operasi lainnya adalah Android itu dikembangkan secara gratis. Ada banyak cara untuk mengembangkan aplikasi untuk sistem operasi Android. Cara yang paling mudah adalah membuat di AppsGeyser. Di sana siapapun membuat aplikasi secara mudah dan cepat. Dalam pembuatan aplikasi di AppsGeyser tidak menggunakan kode-kode pemrograman sama sekali Memang terkadang orang menganggapnya pembuatan aplikasi di AppsGeyser masih terlalu terbatas. Tapi tentu saja tidak ada salahnya membuat satu atau dua aplikasi sebagai koleksi di handphone sendiri :)
Selain AppsGeyser ada juga App Inventor, aplikasi yang masih turunan dari Google ini lebih fleksibel dari AppsGeyser. Di sini juga tidak ada kode-kode pemrograman dalam pembuatannya. Cara kerjanya adalah menggunakan kode blok. Kode blok dapat dengan mudah dipahami jika praktek langsung saat pembuatannya.
![]() |
| Pengembangan Menggunakan AppInventor |
Selain dua cara di atas, ada juga cara menggunakan sdk dari google. SDK ini biasanya disebut juga sebagai Adt-bundle. Sesuai dengan namanya, adt-bundle ini adalah android develompent tools yang siap pakai. Pengembangan metode ketiga ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman. Betul, bahasa 'koding-koding' yang biasa digunakan programmer yakni bahasa Java. Pasti Anda pernah dengar istilah Java di bidang IT. Java adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan mulai dari handphone nokia, Sony Ericson dan beberapa perangkat lainnya. Memang mengembangkan media dengan cara ketiga ini agak mudah-mudah susah, yang jelas tidak bisa dilakukan secara cepat atau dalam waktu yang singkat. Berikut tampilan adt-bundle tersebut.
Semoga di posting yang akan datang bisa berbagi beberapa cara untuk membuat media sederhana dengan menggunakan adt-bundle.
![]() |
| Pengembangan Menggunakan adt-bundle dari Google |
Semoga di posting yang akan datang bisa berbagi beberapa cara untuk membuat media sederhana dengan menggunakan adt-bundle.






